Berbalut Daun Pisang, Namanya Si Pengkang - Korpus Bahasa

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 18 September 2019

Berbalut Daun Pisang, Namanya Si Pengkang


Penulis             : Megalisa Cintya Raudhah
Penyunting      : Bella Afrila Luciani



Sumber gambar:Tribunnews

Korpora.id, Pontianak- Makanan sederhana dengan berbalut daun pisang ini berasal dari Kota Pontianak. “Terlebih lagi Pengkang biasanya hadir di Bulan Ramadhan sebagai salah satu takjil yang dinikmati masyarakat Kota Pontianak. Berbentuk kecil dengan balutan daun pisang yang sederhana, siapa menyangka rasa Pengkang ini bagi yang memakannya membuat ketagihan bukan hanya sekali makan saja,” ujar Misjah.

“ Saya menjual Pengkang sejak 2013, usaha Pengkang ini awalnya yang membuka ibu saya. Dikarenakan ibu sakit, akhirnya saya yang melanjutkan. Cukup lama saya menjual Pengkang ini, dengan ilmu yang terbatas pada waktu itu. Namun, karena amanah dari ibu akhirnya saya meneruskan hingga sekarang, Alhamdulillah untuk beberapa tahun ini usaha Pengkang berjalan dengan baik, tidak ada kendala saat membuat Pengkang. Apalagi bahan-bahan yang dicaripun tidak cukup susah,” tambah Misjah.

Biasanya Ibu Misjah memesan beberapa kebutuhan Pengkang, sudah ada tempat ataupun langganan ibu ketika berbelanja kebutuhan Pengkang. Seperti Ibu Sukma yang menjual daun pisang kepada Ibu Misjah biasanya memesan banyak.

“ Pengkang tidak cukup sulit hanya ada beberapa bahan saja sudah bisa dibuat dengan rasa ciri khas tersendiri. Penjualan Pengkang ini tidak setiap hari saya membuatnya, jika ada yang memesan dengan jumlah banyak baru saya membuatnya. Pada hari tertentu saja saya membuka toko tapi dengan jumlah yang tidak terlalu banyak. Sulitnya penjualan Pengkang untuk sekarang ini, karena sudah tersaingi dengan jajanan khas lainnya yang ada di Pontianak. Macam-macam jajanan sudah banyak dari kue yang tradisional bahkan berbagai kue modern sudah banyak ditemukan. Jajanan tradisional seperti ini pastinya kurang diminati masyarakat,” pungkas Misjah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Halaman