Kerpah Berkah Pantai Pulau Datok, Penyambung Hidup Nenek Sameah - Korpus Bahasa

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 18 September 2019

Kerpah Berkah Pantai Pulau Datok, Penyambung Hidup Nenek Sameah


Penulis : Frans Jhorsmano
Editor : Ricky Muhammad Prayogo

 















korpora.id, Pontianak- Pantau pulau datok yang terletak di kecamatan sukadana kabupaten kayong utara privinsi kalimantan barat, tidak hanya memiliki keindahan pemandangan yang tergambarkan melalui hamparan pasir putih di bibir pantai. Pantai yang dulunya menjadi lokasi sail salat katimata tahun 2016 dan seleksi tiliwah quran (STQ) ke 24 tahun 2017 itu memiliki pran ekonomi bagi masyrakat setempat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Aktivitas masyarakat sekitar pantai pulau datok dapat kita temui pada bagian hari atau di sore hari terutama pada saat air surut. Dari anak-anak sampai orang dewasa bisa kita temui sepanjang bibir pantai, mereka berlomba-lomba mencari “Kepah” atau sejenis kerang yang memiliki nilai yang cukup tinggi.

Saemah nenek berusia 50 tahun satu diantara masyarakat yang berada di pantai pulau datok yang kesehariannya mencari mengatakan mencari kepah merupakan pekerjaan rutin yang sudah lama dilakukannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Beginilah keseharian saya, kalau air laut surut kami cari kepah atau hewan laut lainnya, hitung-hitung mengisi waktu lumayanlah biasa untuk makan sendiri kalau ada yang minat saya jual,” ujarnya.

Saemah tinggal tidak jauh dari lokasi pantai pulau datok bersama anak dan cucunya di rumah sederhana yang terbuat papan beratap seng. Meskipun sudah lanjut usia, tapi kemahiran dalam mencari kepah tidak kalah cekatan dengan anak-anak muda yang ada di pantai. Denagan pengalaman yang dimilki, Saemah mudah mengetahui letak kepah.

“Kalau sudah dilihatan memang susah menemukan kepah, tapi kalau sudah sering atau berpengalaman kita bisa dengan mudah mendapatkan kepah, apalagi jika datangnya lebih awal,” jelasnya.

Dalam sehari Nenek Saemah bisa mengumpulkan dua sampai kilogram kepah segar yang kalau dihargai dengan uang sekitar Rp 20.000 perkilogramnya. Dari hasil perjualan kepah tersebut, nenek saemah bisa memenui kebutuhan hidup sehri-hari bahkan jika ada lebih uangnya disisihkan untuk jajan cucu kesayangnnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Halaman