RENO PENGUBAH LIMBAH SAWIT JADI RUPIAH - Korpus Bahasa

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 03 Agustus 2020

RENO PENGUBAH LIMBAH SAWIT JADI RUPIAH

 

Reno Pengubah Limbah Sawit Jadi Rupiah



Penulis: Frans Jhorsomono

Penyunting: Ricky Muhammad Prayogo



Sumber:Dokumen Pribadi Frans Jhorsomono

 

Korpora.id, Pontianak- Menceritakan Kehidupan seseorang tentu bukan untuk menertawakannya, melainkan untuk dipetik manfaatnya. Inilah kisah Reno seorang lelaki usia 38 tahun ini mengubah limbah sawit jadi rupiah. Dahulu kehidupan Reno sejak tinggal di kampung halaman di Tanjung Maju sangat pas-pasan, ia dulu berkerja sebagai seorang petani karet yang penghasilannya tidak begitu besar, selain menjadi petani karet ia juga menjadi petani padi. Ia anak bungsu dari empat bersaudara dan saudaranya semua sudah berumah tangga.

 Pada tahun 2004 ia menikahi seorang gadis bernama Suini dan dikarunia dua anak laki-laki bernama Rendi dan Diki. Setelah berumah tangga ekonomi mereka dalam keadaan masih kurang, melihat keadaan tersebut ia dan sekeluarga untuk memutuskan untuk pindah ke kampung istrinya untuk bekerja di sebuah Perusahaan di Tayan. Suasana asri tampak terlihat, terdengar suara burung berkicau serta dikelilingi bukit yang menjulang tinggi di desa Embaloh menambah suasana alam yang jauh dari hiruk pikuk aktifitas manusia. Setelah berkutat dengan rutinitas pekerjaan, penulis merasa nyaman untuk berlama-lama menikmati suasana seperti ini. Di sinilah keluarga Reno tinggal untuk mengubah nasib hidupnya karena ia yakin suatu hari nanti pasti jadi sukses.


Pengeluaran dalam rumah tangga Reno yaitu kebutuhan sehari-hari seperti makan, kebutuhan sekolah, pembayaran listrik lampu dan kebutuhan akan makanan yang sangat banyak karena tergantung jumlah tanggungan keluarga, apabila jumlah tanggungan keluarga kurang dari 4 orang maka tingkat pengeluaran pun sedikit serta dapat tercukupi. Kebutuhan tetap adalah kebutuhan yang harus dipenuhi dalam satu bulan dan memiliki uang yang jelas. Sedangkan kebutuhan tidak tetap adalah kebutuhan yang harus dipenuhi, tetapi tidak memiliki uang yang jelas karena kebutuhannya tidak menentu sehingga Reno memutar jalan pikirannya.

Seperti halnya bahtera atau kapal Reno selalu berkerja keras, tidak mungkin dinakhodai oleh lebih dari satu orang, Kalau lah hal ini terjadi maka sangat kecil kemungkinan bahtera akan selamat tiba di tempat tujuan. Bila dalam mengarungi samudra kehidupan, entah karena apa bisa saja terjadi sesuatu yang mengancam keselamatan dan keutuhan keluarga. Maka sama halnya dengan Kapten kapal. Sebagai kepala rumah tangga harus berani dan mampu mengambil tindakan yang tepat dan tegas. Yakni mengenyampingkan segala sesuatu yang dapat membahayakan kehidupan berumah tangga dan  bilamana perlu  membuang semua barang-barang yang diyakini berpotensi mendatangkan bahaya terkandasnya bahtera rumah tangga.

Bekerja sebagai satpam di sebuah perusahaan sangatlah berat baginya, karena harus menjaga semua peralatan perusahaan yang setiap malam harus dijaga hingga subuh dengan diselimuti angin yang menusuk raga tidak membuat ia jenuh dengan pekerjaan ini. “setiap malam saya pergi ke post ronda dengan kawan-kawan satpam lainnya untuk ronda, yaa mau gimana lagi ini tanggung jawab kami, yang membuat saya dan kawan bosan itu makanannya tiap hari ayam sama ikan terus jadinya saya tu gemuk, tapi ngaa apalah ini adalah nasib hidup”.

Ada dua pilihan untuk menjadi kaya raya, Anda akan menjadi karyawan suatu perusahaan atau Anda akan membuka bisnis sendiri. jika Anda memilih menjadi karyawan, tentunya Anda akan bekerja di suatu perusahaan. Menjadi karyawan memang butuh banyak perjuangan, namun jika Anda giat bekerja dan bertanggung jawab, Anda dapat menjadi karyawan yang sukses dengan gaji tinggi hingga akhirnya menjadi kaya raya. Menjadi karyawan yang sukses dan kaya raya membutuhkan semangat dan perjuangan.

Bekerja memang membutuhkan perjuangan dan semangat yang kuat untuk tetap konsisten menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh rasa gembira. Namun, sudah menjadi kodrat manusia terkadang semangat dan motivasinya dalam bekerja naik turun. Rasa lelah yang membenaninya dapat menurunkan semangat dan motivasi untuk kembali giat bekerja. Inilah Motivasi Reno dalam mencapai cita-citanya. Kemudian seiring berjalannya waktu Reno ingin membuka usaha sampingan yakni mengelola Tankos, limbah produksi kelapa sawit, selain bisa diolah lebih lanjut, pula bernilai tambah tinggi. Pengelola Tankos yang berlokasi tidak jauh dari kawasan Desa Embaloh tersebut hampir dua tahun diusahakan oleh sang pemilik dengan dilakukan pengomposan terlebih dahulu dengan jangka waktu 3-4 minggu dengan cara membiarkan saja STKKS di tempat terbuka dengan menumpuk STKKS membentuk gunungan. Menrutnya Kandungan yang terkandung pada kompos kelapa sawit yaitu selulosa (40-60 %), disamping komponen lain yang jumlahnya lebih kecil seperti hemiselulosa (20-30 %), dan lignin (15-30 %).

 “STKKS itu adalah salah satu jenis limbah padat yang dihasilkan dalam industri minyak sawit, melihat fenomena yang terjadi di daerah tanah kelahiran istri saya, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, sudah ada upaya untuk memanfaatkan STKKS menjadi sebuah pupuk yang membantu kesuburan tanah dengan cara pengomposan terlebih dahulu”Menurut ia Keunggulan kompos sisa tandan kosong (Tankos) kelapa sawit meliputi kandungan kalium yang tinggi, tanpa penambahan starter dan bahan kimia, memperkaya unsur hara yang ada di dalam tanah, dan mampu memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi. Dari bidang financial, usaha Tankos ini tiga kali lipat  lebih besar dibandingkan gaji menjadi satpam. Ketika ditanya mengenai pemasaran, ternyata diborong oleh perusahan-perusahaan yang membutuhkan.

Sebagaimana yang kita tahu dan bisa kita lihat disekeliling kita, beberapa tahun belakangan memang menjadi buah bibir alias primadona di Indonesia. Meningkatnya pendapatan perkapita rakyat Indonesia menjadi diatas per orang turut menaik-kelaskan 54 juta orang ke dalam kalangan ekonomi kelas menengah. Masyarakat berjuang bekerja keras dari pagi hingga larut malam untuk mengumpulkan pundi pundi kekayaan yang akan ditabung dan dibelanjakan untuk memenuhi berbagai macam keperluan, baik untuk konsumsi sehari-hari sampai untuk kepentingan dalam beberapa tahun belakang memiliki angka pertumbuhan yang paling tinggi  dan tentu nya dilirik oleh banyak orang. Dan seiring menaiknya pendapatan kalangan kelas menengah, banyak dari mereka yang membeli rumah untuk menunjukkan status sosial mereka. Bagi kalangan muda selama ini masih kontrak rumah atau kos, atau tinggal di rumah mertua, mereka sekarang sudah berani mengambil unit rumah.

Sebagian lain yang posisi finansial nya lebih kuat, biasanya berumur matang dan sudah mempunyai posisi penting di berbagai perusahaan telco atau migas, lebih suka meng-alokasikan sebagian pendapatannya kedalam portofolio investasi yang terdiversifikasi. Sebagian suka menabung kedalam emas logam mulia, reksadana dan tentu saja investasi ke unit-unit properti. Seperti tertulis dalam kitab wajib semua pengusaha bahwa dimana ada peluang disitu pasti ada uang. Banyak pengusaha yang ikut memanfaatkan.

Reno si pengubah Tankos menjadi rupiah ini memanfaatkan tandan kosong sebagai bahan dasar pembuatan pupuk yang biasanya terjun dibidang kulakan kelapa sawit mentah, kini ekonominya sangat cukup, ia berhasil menakhodai bahtera rumah tangga dan mengubah ekonomi rumah tangganya menjadi lebih baik.

 

 

 

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Halaman