Misteri Hasil Foto Buram di Batu Bapalang - Korpus Bahasa

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 11 Oktober 2021

Misteri Hasil Foto Buram di Batu Bapalang


Sumber: Dokumen Pribadi

Korpora.id, Seginah – Rabu, 11 November 2020. Angin siang silih berganti menyapa kami yang duduk di teras rumah berwarna hijau. Saya bertemu dengan perempuan yang berbadan gemuk, rambut panjang yang memutih, dan berkulit coklat.  Namanya adalah Nyilin (72) merupakan warga Dusun Seginah yang mengetahui cerita mengenai Batu Bapalang di Gunung Talaga. 

Dia sering sekali mendengar cerita mengenai Batu Bapalang dari ibunya, sehingga sampai sekarang dia masih mengingat cerita itu.  

Lain belah lain kayunya, lain daerah lain ceritanya. Setiap daerah pastinya memiliki cerita berbeda-beda yang terjadi pada masa lampau baik mengenai tempat, makhluk gaib, maupun keadaan dunia.

Mari menelusuri kampung nan indah dengan banyak cerita yang memukau di Dusun Seginah, Desa Aur Sampuk, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak.

Dusun Seginah memiliki satu di antara cerita tempat keramat, masyarakat setempat menyebutnya Batu Bapalang. Batu Bapalang merupakan batu yang berpalang yang terletak di Gunung Talaga. Bapalang dalam bahasa Indonesia artinya bersilang. 

Jiwa bahagia hati riang, inilah cerita Batu Bapalang. Nyilin pun mulai menceritakan mengenai cerita Batu Bapalang dengan raut wajahnya yang datar. 

“Batu Bapalang, tempatnya boleh dibilang tempat yang menyeramkan. Dulu orang tua sering menyebutnya Tahang Nek Binalu, tetapi sekarang lebih dikenal dengan sebutan Batu Bapalang,” ujar Nyilin. 

Keadaan Batu Bapalang sekarang sudah jarang dikunjungi oleh masyarakat setempat. Mengimgat jaraknya yang jauh dan tempatnya yang bernuansa mistis. Oleh karena itu, masyarakat pun tidak berminat untuk berkunjung ke sana. 

Selain bernuansa mistis, ternyata Batu Bapalang dijaga oleh seorang yang bernama Nek Binalu. Ia adalah manusia jadi-jadian. Tidak ada yang pernah melihat wujud aslinya, tetapi masyarakat setempat tetap mempercayai keberadaannya. 

“Dulu, ada orang yang menyimpan hartanya di dalam Batu Bapalang. Namun, orang itu tidak diketahui asalnya dari mana. Ia memberikan tanda silang di batu dengan menggunakan parang untuk mengingat tempat menyimpan hartanya,” ujar Nyilin sambil tersenyum memandangiku.

Batu Bapalang berbentuk seperti gua, memiliki lorong yang sangat panjang dan gelap. Di dalam gua juga terdapat hewan-hewan buas, sehingga masyarakat setempat pun tidak berani untuk memasukinya.  

“Ada hal aneh dari tempat itu. Kalau kita mau mengambil foto hasilnya tidak ada yang bagus, semua foto malah blur. Entah karena apa saya juga tidak tahu,” ujar Nyilin.

Pernyataan Nyilin pun dibenarkan oleh Gande (75) yang merupakan suami Nyilin. Beliau  pada waktu itu mendengarkan istrinya bercerita.

“Tempat itu memang aneh dan memang menyeramkan. Dulu, saya pernah ke tempat itu untuk meminta mimpi supaya diberikan nomor togel. Ternyata malamnya saya bermimpi, padahalkan waktu itu hanya iseng-iseng” ujar Gande sambil tertawa. 

“Makanya kalau mau pergi ke tempat itu kita harus hati-hati dan jangan pergi sendiri. Kita harus membawa teman dua sampai tiga orang,” ujar Gande dengan muka serius

Perlu kita ketahui bahwa tempat keramat masih ada sampai sekarang dan kita harus bisa menjaganya. Tempat keramat bukanlah tempat sembarangan, maka dari itu ketika kita mau mengunjunginya harus tetap berhati-hati dan tidak melakukan hal-hal yang dilarang.

Penulis: Siska

Penyunting: Angga Laena Siti Patimah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Halaman