Pesona Baru Bukit Imbau Betara di Bumi Uncak Kapuas - Korpus Bahasa

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 12 Oktober 2021

Pesona Baru Bukit Imbau Betara di Bumi Uncak Kapuas

 

Sumber: Dokumentasi narasumber

Korpora.id, Kapuas Hulu -  Rabu , 18  November 2020, mendengar nama Kabupaten Kapuas Hulu, dengan kata ujungnya Hulu dan ketika ditelaah mungkin kita tahu bahwa Kabupaten Kapuas Hulu merupakan Kabupaten paling timur yang ada di provinsi Kalimantan Barat..

Secara geografis, Kapuas Hulu terletak persis di tengah-tengah pulau Kalimantan.  Kabupaten Kapuas Hulu,  berada di hulu Sungai Kapuas dan berbatasan langsung dengan Negara bagian Serawak-Malaysia.

Berkunjung ke Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat selain menikmati keindahan alamnya nan asri yang paling dikenal dan paling endemik di Kapuas Hulu yaitu Taman Nasional Danau Sintarum, sebenarnya masih banyak lagi ikon wisata yang belum terlalu tereksplor di Kapuas Hulu yang pastinya dapat menarik minat bagi wisatawan.

Untuk kalian yang sedang merencanakan liburan, mungkin referensi wisata yang ada di Kapuas Hulu ini bisa jadi salah satu inspirasi tujuan berlibur dengan suguhan pesona bukit nan indah, pemandangan yang megah dan dengan budget yang murah meriah.

Bagi anda yang hobi hiking atau mendaki, referensi yang cocok untuk anda adalah objek wisata Bukit Imbau Betara yang terletak di Desa Mawan Kecamatan Pengkadan.

Objek wisata lokal yang sering dikunjungi oleh masyarakat Kapuas Hulu ini memang baru opening pada tahun lalu untuk umum dengan menyuguhkan panorama alam yang sangat menakjumkan

“Semenjak di buka untuk umum beberapa komunitas pernah kesini seperti KPA ngoruh aik, KPP Bukit penampak, Genpi, Spkh, Boyan Tanjung Update, Pskb dan banyak juga yang dari umum”  ungkap Anjas (19) remaja laki-laki berbadan tinggi dengan gaya rambut gondrong ala pendaki selaku ketua Komunitas Pencinta Alam Jejak Setapak.

Menurutnya kegitan open trip sebenarnya direncanakan jangka waktu satu tahun sebanyak tiga kali open trip namun banyaknya minat kunjungan dari berbagai komunitas dan wisatawan umum akhirnya objek wisata Bukit Imbau betara dibuka kapan saja

Komunitas Pencinta Alam (KPA) jejak setapak keseluruhan anggotanya berjumlah 35 orang. Komunitas Jejak Setapak adalah sebuah komunitas yang menyelenggara dan bertanggung jawab penuh kepada wisatawan atau pendaki yang ingin berwisata kebukit imbau betara, jika ada wisatawan yang ingin mengujungi Bukit Imbau Betara wajib melaporkan atau menghubungi Ketua Komunitas atau  rekan KPA Jejak Setapak lainnya.

“ Dengan ketinggian bukit 215 mdpl, pada dini hari di Bukit Imbau betara kita seakan-akan berada di atas awan, Hawanya sejuk banyak sinyal lagi” ungkap Irfan Nasharullah (20) selaku wakil ketua KPA jejak setapak dengan nada penuh kagum berserta dengan nada menghimbau untuk kesana.

Bagi Irfan tujuan ia dan teman-temannya membentuk komunitas di Desa mereka karena mereka ingin memajukan dan mengeksplor wisata yang ada di Desanya agar para penggunjung pun bervariatif tidak hanya mereka yang berada di Desanya saja bisa menikmati keindahan alam namun juga terbuka untuk umum.

Hal ini pun seakan dibenarkan oleh pendaki dari Komuntas Pencinta alam (KPA) Ngerumpuk Ngerandap Pengkadan Raza Saputra (19) dari Desa sengkalu Kecamatan Pengkadan “ Dari sekian banyak bukit yang pernah saya kunjungi di daerah pengkadan Bukit Imbau Betara tempatnyaa tidak biasa, pemandangannya bagus, viewnya luas dan juga tracknya sangat menantang” ujarnya dengan suaranya lembut dan terdengar sambil menyeruput kopi.

Raza memang baru satu kali pergi muncak ke Bukit Imbau Betara ini baginya bicara tentang pemandangnya memang betul bagus tidak di ragukan lagi hanya saja akses jalan  yang menurutnya kurang  memadai.

“ hemm.. iya sih, akses menuju ke Bukit Imbau Betara memang agak menantang banyak batu yang menghambat jalan, banyak akar kayu juga dan jalannya agak licin bila musim ujan” ungkap Della Sarma Anjali (18)  yang menjabat sebagai bendara di KPA jejak setapak

Ia menyarankan bahwa objek wisata ini cocok untuk anak remaja atau orang dewasa dan objek wisata ini tidak di sarankan untuk wisatawan anak kecil karena minimnya tingkat keamanan

Ella juga menegaskan untuk tetap mematuhi peraturan yang ada seperti membawa perlengkapan pribadi , logistik, obat-obatan pribadi,  tidak membuang sampah sembarangan dan jangan membawa barang yang ditemukan di bukit. Ella juga berharap ada perbaikan untuk akses jalan menuju lokasi wisata ini.

“Harapan saya kedepannya semoga objek wisata Bukit Imbat Betara lebih bisa menarik untuk dikunjungi KPA lain terutama yang ada di Kalbar ini dan semoga pemerintah bisa membantu  mewujudkan renovasi akses jalan ke Bukit Imbat Betara yang lebih baik lagi” ungkap Ella dengan nada tegas dan yakin.

Penulis: Selly Purwati 

Penyunting: Eny Diarti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Halaman